BUNTOK, - SUARA RAKYAT BARITO - selasa (18/08/ 2026 ) — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Selatan bersama jajaran Polres Barito Selatan secara cepat dan terkoordinasi berhasil mengendalikan kebakaran hutan dan lahan yang melanda kawasan di sepanjang ruas jalan Buntok–Ampah–Muara Teweh, wilayah Kecamatan Dusun Utara, pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Kebakaran pertama kali dilaporkan sekitar pukul 10.30 WIB. Api menyambar kawasan hutan sekunder dan lahan semak belukar kering tepat di sisi kanan dan kiri jalan raya penghubung Buntok–Muara Teweh, Kecamatan Dusun Utara. Asap tebal berwarna kelabu pekat segera menyelimuti sepanjang jalur lalu lintas, mengurangi jarak pandang hingga kurang dari 50 meter, sehingga sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan. Beberapa titik api sempat menjalar cepat ke arah dalam tegakan pohon, didorong angin yang cukup kencang serta kondisi vegetasi yang kering akibat berlangsungnya musim kemarau.
Menyusul laporan masuk ke Posko Komando BPBD Barito Selatan, tim tanggap darurat segera berangkat menuju lokasi. Secara keseluruhan dikerahkan 18 personel BPBD yang dibagi menjadi dua gelombang keberangkatan, didukung 2 unit mobil pemadam kebakaran, lengkap dengan selang air bertekanan, pompa air portabel, sekat bakar, kapak, sabit, dan peralatan pendukung lainnya. Kekuatan tersebut diperkuat oleh 12 personel Polres Barito Selatan yang turut serta membantu operasi pemadaman sekaligus mengamankan dan mengatur kelancaran lalu lintas di lokasi kejadian agar tetap aman dan tidak menghambat pergerakan tim pemadam.
Berdasarkan hasil pengamatan langsung dan pemetaan di lapangan, diperkirakan luas kawasan hutan dan lahan yang terbakar mencapai ± 3,5 hektare, yang sebagian besar berupa lahan semak belukar kering, tanaman muda, dan sebagian tegakan pohon di pinggir jalan raya. Api sempat menjalar masuk ke kawasan hutan yang lebih lebat namun berhasil diputus jalarannya oleh tim gabungan sebelum meluas lebih jauh dan menjangkau permukiman warga.
Sesampainya di lokasi, tim segera membagi tugas: sebagian personel menyemprotkan air dari pinggir jalan menuju titik api utama, sementara yang lain bergerak masuk ke dalam semak untuk membuat sekat bakar dan membasahi area di sekeliling titik panas guna mencegah api meluas. Anggota Polri juga segera mengamankan jalur lalu lintas, mengatur kendaraan yang melintas agar berjalan lambat dan tertib serta tidak menghambat jalur evakuasi tim pemadam.
Melalui kerja sama yang erat dan pergantian personel secara bergantian, sekitar pukul 17.45 WIB api dinyatakan berhasil dikendalikan dan tidak lagi meluas. Meski demikian, tim tetap melaksanakan penyiraman menyeluruh serta pemantauan ketat terhadap titik-titik panas yang masih bersisa, untuk memastikan api tidak berkobar kembali. Pemantauan dan penjagaan di lokasi tetap dilaksanakan hingga kondisi dinyatakan aman sepenuhnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Barito Selatan, yang turun langsung memimpin operasi di lokasi, menyampaikan:
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama yang bermukim di sepanjang jalur jalan raya dan kawasan hutan, untuk sama-sama menjaga keamanan dan tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan secara sembarangan. Kondisi cuaca saat ini sangat panas dan kering, sehingga api dapat menjalar dengan sangat cepat dan sulit dikendalikan. Tindakan membakar lahan bukan hanya membahayakan lingkungan dan keselamatan bersama, tetapi juga melanggar hukum dan dapat dikenakan sanksi pidana sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku."
Pihaknya juga menyampaikan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut bersama pihak kepolisian. Namun dugaan kuat kejadian ini berkaitan dengan praktik pembukaan lahan dengan cara dibakar yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
KONDISI TERKINI DAN DATA KERUGIAN
✅ Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka
✅ Tidak ada bangunan atau rumah warga yang terbakar
✅ Lalu lintas di ruas jalan Buntok–Ampah–Muara Teweh telah kembali normal secara bertahap
✅ Pemantauan dan penyiraman titik panas terus dilakukan untuk mencegah kobaran kembali
✅ Kerugian materiil sementara diperkirakan pada kerusakan tanaman dan vegetasi hutan, belum ada hitungan pasti
BPBD Kabupaten Barito Selatan mengingatkan kembali kepada seluruh masyarakat agar menjauhi segala bentuk pembakaran hutan dan lahan, serta tidak membuang puntung rokok atau membiarkan api menyala di kawasan rawan kebakaran. Apabila melihat adanya asap atau kobaran api, segera laporkan ke Posko BPBD Barito Selatan atau hubungi nomor layanan darurat yang tersedia agar dapat segera ditangani sebelum meluas.(REDAKSI)
